Atmosfer di Stadion Utama Sumatera Utara kemarin benar-benar "panas". Sebagai anak Medan, motret PSMS Medan bukan cuma soal pekerjaan atau hobi, tapi ada kebanggaan tersendiri saat menangkap aksi Ayam Kinantan di lapangan hijau.

Tapi, dibalik foto-foto tajam yang kalian lihat, ada "dapur" fotografer yang penuh pertimbangan.
Senjata Perang: Duo Nikon Z6ii & D500
Untuk match kali ini, saya turun dengan dua body andalan.
- Nikon Z6ii: Si Full Frame yang beast banget di low light.
- Nikon D500: Legenda kamera APS-C yang speed dan autofokusnya gak ada obat buat sport.
Kenapa bawa D500 kalau sudah ada Z6ii? Jawabannya ada di Lensa.
Saya "cuma" bawa Sigma 70-200mm SPORTS. Lensa ini tajamnya minta ampun dan bokehnya creamy. Tapi untuk ukuran lapangan bola standar internasional, 200mm di Full Frame kadang rasanya masih "kurang nendang" kalau pemain lagi di ujung lapangan seberang.
Di sinilah Nikon D500 jadi penyelamat. Karena sensornya APS-C (crop factor 1.5x), lensa 70-200mm saya "berubah" rasa jadi 105-300mm. Lumayan banget buat nambah jangkauan tanpa harus crop gambar habis-habisan di post-processing!
Galau: Lensa Tele Panjang vs. Tenda Biru
Jujur, sebagai sport photographer, siapa sih yang gak ngiler lihat lensa fix telephoto kayak 300mm f/2.8 atau 400mm? Itu impian! Rasanya pengen banget checkout biar bisa dapat close-up ekspresi pemain yang lebih dramatis dan background yang makin blur.
Tapi... realita berkata lain. Ada prioritas yang lebih besar daripada lensa tele baru: Menghalalkan Si Dia.
Ya, namapun perjuangan laki-laki. Antara hasrat upgrade gear dan tabungan buat nikah itu perang batin yang nyata, kawan! Hahaha.
Jadi untuk sekarang, kita maksimalkan dulu gear yang ada. Toh, foto bagus itu bukan cuma soal seberapa panjang lensamu, tapi seberapa cepat matamu menangkap momen (dan seberapa pintar kamu cari posisi biar bolanya kelihatan dekat 😝).
Doakan saja job lancar, PSMS menang terus, dan tabungan nikah cepat terkumpul. Nanti kalau sudah sah, baru kita ajukan proposal upgrade lensa ke "Menteri Keuangan" di rumah.
Salam jepret dari pinggir lapangan!
